Keranjang Belanja |

0 item - Rp. 0,00
Percikan Iman Sains dalam Al-Qur'an
Harga:
Rp. 32.500,00

Percikan Iman Sains dalam Al-Qur'an

Penerbit: Khazanah Intelektual
Penulis :Ir.H.Bambang Pranggono MBA, IAI
ISBN / EAN: 2007/979-98271-1-7
Size:12 x 18.5 x 1 (cm)
Jumlah:  Beli

Softcover, xx + 240 Halaman

Bisa disimak satu sub-bab saja, betapa buku ini renyah dibaca, dengan gaya bahasa yang dikemas santai, dan yang lebih utama dari buku ini adalah, kalimat-kalimatnya yang penuh dengan imajinasi liar. Lihat saja daftar isinya yang penuh dengan sub-subjudul yang menggelitik, seperti:

  • Ada Bakteri di Ruang Angkasa,
  • Gunung Es di Angkasa,
  • Pesawat Tempur di Atas Ka’bah,
  • Lubang Cacing di Langit,
  • Unta Masuk Lubang Jarum,
  • Siang Terus Malam Terus,
  • Alam Semesta Berbentuk Terompet,
  • Bepergian Sebagian dari Iman,
  • Dialog dengan Gunung,
  • Bumi Bolong,
  • Gunung Terbang,
  • Bicara dengan Pohon,
  • Bebek pun Mandi Junub,
  • Lebah Anti Bom,
  • Ada Mekah di California,
  • Kota Anti Tsunami,
  • Tata Kota Amerika dari Islam,
  • Teleportasi Nabi Sulaiman,
  • Bila Waktu Mundur,
  • Mari Menghilang,

dan sederet sub-judul yang aneh-aneh lainnya, yang bisa dipastikan bisa menarik rasa ingin tahu siapapun dari strata intelektual manapun.

Di tengah buku-buku Islam yang menjamur, buku ini hadir dengan suasana ilmiah meski sarat imajinasi yang sedikit liar. Pembaca akan diajak untuk berimajinasi sambil bertasbih memuji kebesaran illahi yang telah menciptakan sistem kehidupan ini dengan segala misteri kerumitan dan keteraturannya.

Namun bukan berarti buku-buku seperti ini mengklaim bahwa segala penemuan ilmiah yang “shahih” adalah yang similar dan senada dengan apa yang tertera dalam beberapa ayat al-Qur’an. Ini mengindikasikan bahwa penemuan-penemuan ilmiah lain yang tidak berkaitan dan sesuai dengan ayat-ayat isyarat sains, sebagai penemuan yang tidak ada apa-apanya.
Padahal ilmu pengetahuan (dan teknologi) bersifat tentatif, berubah-ubah seiring dengan munculnya teori-teori baru yang meruntuhkan validitas teori yang ternyata terbukti salah di kemudian hari, di mana kalau demikian bisa diasumsikan bahwa berarti kebenaran al-Qur’an juga berubah-ubah. Apakah sopan jika al-Qur’an diperlakukan demikian? Belum lagi bahwa sains itu penuh dengan spekulasi ilmiah. Apakah Islam sebagai agama, hendak dilibatkan dalam spekulasi ilmiah?

“Sebuah buku yang menggelitik dengan alur pikir berbeda, out of box, yang bila dikembangkan terus bisa menghasilkan solusi-solusi terobosan bagi berbagai problema bangsa.” (Ir. H. Djoni Rosadi -- Pengusaha/Ketua Alumni ESQ Jawa Barat)

“Setelah membaca buku ini, saya semakin tertarik terhadap Al Quran dan ingin menggali lagi isinya. Ternyata Al Quran tidak hanya berisi ajaran agama tetapi juga memiliki kandungan ilmu yang tinggi.” (Rafil Fikriyan--Siswa kelas 1 SMP Salman Al-Farisi Bandung)
 

Tulis review

Nama Anda:


Review Anda: Catatan: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek            Bagus

Masukkan kode dalam kotak berikut:




Home  |  Daftar Keinginan  |  Account  |  Keranjang Belanja  |  Kasir

Copyright © Khazanah Intelektual Group 2017   Real Time Analytics